Tanda Awal Bayi Alergi Makanan dan Cara Penanganannya

Tanda Awal Bayi Alergi Makanan dan Cara Penanganannya

Salah satu masalah umum yang kerap terjadi pada bayi adalah alergi makanan, jenis makanan yang umumnya membuat alergi bisa bersumber dari mana saja namun kebanyakan dari telur. Telur ayam misalkan, kemudian bisa juga dari jenis lain sampai pada sayuran, kemudian bisa juga dari makanan yang mengandung bahan telur atau otmail dan lain sebagainya.

Tanda bayi alergi makanan sangat mudah diketahui dimana akan nampak bercak merah pada bagian kulit bayi bisa gatal atau tidak. Alergi parah bahkan bisa membuat sekujur tubuh si bayi memerah dengan ukuran kecil sampai dengan besar dan tidak beraturan.

Kondisi bayi yang alergi ini tentu akan membuat dia tidak nyaman, sering rewel, nangis dan lain sebagainya maka sudah pasti tugas orang tua adalah mencari penyebab dan sumber makanan yang membuat alergi timbul dan berhenti memberikannya kepada bayi misalkan pada masa MPASI mungkin.

Dan jika terjadi alergi dalam jumlah yang semakin banyak dan susah sembuh, kami sarankan anda konsultasi ke dokter anak.

Pengobatan dan pencegahan alergi

Berdasarkan banyak jurnal kesehatan mengatakan, bayi yang sedang alergi ini obatnya mudah sekali dimana bunda bisa memberikan asupan full ASI sementara maka alergi pada tubuh bayi yang bisa berada di tangan, pipi, lengan dan punggung akan menghilang.

Anak-anak yang menerima ASI eksklusif pada bulan-bulan pertama kehidupan jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menderita alergi makanan.

Sementara itu, ibu dari anak sehat yang disusui tidak memerlukan diet khusus. Makanan mereka harus lengkap dan bervariasi, termasuk protein, lemak, karbohidrat serta vitamin.

Menurut pedoman kesehatan terbaru, jika protein susu sapi bisa membuat alergi muncul, maka bisa gunakan campuran dengan protein terhidrolisis penuh atau komposisi asam amino.

Langkah penting lainnya dalam mencegah dan mengobati alergi makanan adalah pemberian MPASI yang benar.

Makanan pendamping harus diperkenalkan tepat waktu – tidak lebih awal dari 4 bulan dan tidak lebih dari 6 bulan. Pertama-tama, pilih makanan jenis sayuran putih dan hijau, sereal bebas gluten.

Pada suatu hari bayi hanya diberikan satu produk MP-ASI, dalam jumlah sedikit, dan diamati kemungkinan reaksinya. Pada awalnya, produk baru harus diperkenalkan tidak lebih dari sekali dalam seminggu.

Ibu dari bayi yang cenderung alergi atau sudah mengalami manifestasi alergi dianjurkan untuk membuat catatan harian makanan. Di sana, sang ibu menuliskan semua makanan yang dia berikan kepada anaknya sepanjang hari dan kemungkinan reaksinya.

Jika perlu maka bunda bisa meminta obat alergi ke dokter untuk bayi. Mereka biasanya memberikan obat oral dan oles untuk perawatan kulit. Anak-anak dengan ruam alergi kronis diperlihatkan perawatan kulit khusus.

Gunakan obat oles khusus untuk bayi dengan pH netral. Dan setelah dicuci, gunakan produk perawatan khusus . Jenis obat oles apa yang harus dipilih, lebih baik berkonsultasi ke dokter.

Parenting