Ciri Anak Alergi Susu Formula Wajib Dipahami Agar Pertumbuhan Si Kecil Tidak Terhambat

Ciri Anak Alergi Susu Formula Wajib Dipahami Agar Pertumbuhan Si Kecil Tidak Terhambat

Ciri anak alergi susu formula tentunya wajib diketahui oleh para bunda yang sedang memiliki bayi. Susu formula biasanya sengaja diberikan oleh bunda karena ASInya tidak keluar. Atau susu tersebut diberikan hanya sebagai penambah nutrisi untuk si kecil. Meski susu formula adalah susu yang kaya akan kandungan nutrisi tetapi tetap ada beberapa bayi yang alergi. Alergi susu formula bentuknya bermacam macam. Jangan sampai bunda tidak mengenalinya. Jika alergi susu tersebut tak segera ditangani bisa membahayakan si kecil. Maka dari itu, tak ada salahnya bunda tahu beberapa tanda anak alergi susu formula.

Tanda Anak Alergi Susu Formula

Alergi susu formula terkadang tak begitu dipahami oleh para bunda. Mereka hanya mengira bahwa anaknya sedang tidak enak badan atau masuk angin saja. Memang, tandanya hampir mirip tetapi tanda tersebut akan berulang ulang terjadi apalagi setelah bunda memberikan si kecil susu formula. Ciri anak alergi susu formula yang paling sering yaitu diare. Bunda yang pernah mendapati si kecil diare setelah minum susu, tak ada salahnya bunda mewaspadainya. Hal itu menunjukkan bahwa saluran cerna si kecil alergi terhadap susu sehingga diare tak bisa dielakkan.

Ciri anak alergi susu formula khususnya pada saluran cerna juga bisa dalam bentuk yang lain yaitu muntah muntah. Bunda yang memiliki si bayi yang mengkonsumsi susu formula perlu memperhatikan. Muntah pada bayi itu bukan hanya karena bayi kekenyangan tetapi juga bisa menjadi bentuk alergi terhadap susu formula. Alergi juga bisa muncul dalam bentuk yang lain yaitu alergi kulit. Si kecil yang alergi susu formula akan kerap gatal dalam bentuk bentol bentol merah atau ruam yang lebih sering dikenal dengan nama biduran. Jadi, apabila ketiga tanda di atas pernah bunda jumpai, alangkah baiknya bunda tak mendiamkannya begitu saja.

Waktu Anak Alergi Susu Formula

Tak ada salahnya mulai sekarang bunda lebih care terhadap si kecil. Jika bentuk alergi susu formula sudah dipahami, bunda juga perlu memperhatikan kapan sih tanda tanda di atas bisa dikategorikan sebagai alergi susu formula. Alergi susu formula pada anak akan terjadi paling sering setelah 30 menit atau satu jam anak mengkonsumsinya. Atau, ada pula beberapa kasus yang terjadi setelah 1 sampai 3 jam anak minum susu sapi. Hal itu juga terjadi tak hanya satu kali saja tetapi sudah berulang ulang. Jadi, bunda pintar wajib tahu cara membedakannya.

Penanganan Terhadap Anak Alergi Susu Formula

Cara pertama yang bisa bunda lakukan ketika anak mengalami tanda alergi adalah dengan menstop konsumsi susu pada anak. Atau, bunda bisa menggantinya dengan susu formula yang lain. Namun, apabila sudah diganti, alergi tetap saja terjadi, bunda wajib menghentikannya. Cara kedua, jika dirasa alergi sudah kerap terjadi dan tak kunjung usai, bunda sebaiknya langsung berkonsultasi pada dokter dan biarkan dokter yang memberikan penanganan secara langsung.

Bunda yang sudah tahu apa yang terjadi pada anak adalah salah satu ciri anak alergi susu formula dan memilih untuk mengganti susu, salah satu susu yang bisa bunda coba adalah susu sgm explor advance soya. Alergi yang kerap terjadi biasanya adalah alergi terhadap susu sapi dan dokter spesialis anak biasanya akan menyarankan untuk menggantinya dengan susu soya. Susu soya terutama susu sgm soya memiliki nutrisi yang sama baiknya dengan susu sapi sehingga perkembangan si kecil tetaplah akan bagus. Jadi jangan hambat perkembangan si kecil hanya gara gara alergi terhadap susu formula berbahan dasar sapi.

Parenting